Rancang Bangun Stopwatch sebagai Alat Pendukung Pengukuran Detak Jantung menggunakan Metode Palpasi

Authors

  • Dena Anugrah Universitas PGRI Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.30811/litek.v22i1.66

Keywords:

Stopwatch, Detak jantung, Metode palpasi

Abstract

Banyaknya penderita penyakit kardiovaskular di Indonesia menjadi salah satu faktor yang mengharuskan penderita memantau kondisi jantungnya secara berkala. Namun harga peralatan medis yang digunakan untuk memantau kondisi detak jantung tidaklah murah. Proses pemantauannya pun bersifat klinis dan umumnya dilakukan oleh tenaga medis. Salah satu cara yang paling mudah untuk memantau kondisi detak jantung yaitu menggunakan metode palpasi. Pengukuran detak jantung menggunakan metode palpasi memerlukan alat pendukung stopwatch yang berfungsi sebagai pengukur waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan stopwatch sebagai alat pendukung pengukuran detak jantung menggunakan metode palpasi. Penelitian ini dilakukan melalui lima langkah, yaitu mendesain stopwatch, menyiapkan komponen, merangkai stopwatch, mengalibrasi stopwatch, dan mengukur detak jantung. Stopwatch yang dirancang menunjukkan tingkat akurasi yang sangat baik dengan tingkat kesalahan sebesar 0% untuk waktu pengukuran 10, 15, 20, 30, dan 60 detik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stopwatch yang dirancang dapat digunakan sebagai alat pendukung untuk mengukur waktu pada saat mengukur detak jantung menggunakan metode palpasi. Stopwatch yang dirancang hendaknya dilakukan kalibrasi secara berkala setiap kali akan mengukur detak jantung agar tingkat akurasi atau ketepatan waktu pada stopwatch dapat stabil. Stopwatch ini dapat memudahkan penderita penyakit kardiovaskular untuk memantau kondisi jantungnya secara mandiri dengan biaya yang terjangkau.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2014). Situasi Kesehatan Jantung. Jakarta: Info Datin.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Sekretariat Badan Litbang Kesehatan.

Rangayyan, R. M., & Reddy, N. P. (2002). Biomedical signal analysis: a case-study approach. Annals of Biomedical Engineering, 30(7), 983-983.

Najarian, K., & Splinter, R. (2012). Biomedical signal and image processing. Taylor & Francis.

Turner, R. W. D., & Gold, R. G. (1994). Auskultasi Jantung. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Pearce, E. C. (2009). Anatomi dan fisiologi untuk paramedis. PT Gramedia Pustaka Utama.

Wicaksono, A. S. (2006). RANCANG BANGUN STOPWATCH DIGITAL OTOMATIS DENGAN SENSOR CAHAYA UNTUK PELARI. Skripsi: Universitas Airlangga.

Rosdianto, H. (2018). Rancang bangun alat praktikum gerak jatuh bebas dengan stopwatch otomatis sederhana. JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika), 3(1), 20-23.

Permadi, I. P. G. W. P., Mahardiananta, A., Aryasa, T., & Suhartono, S. (2024). Rancang Bangun Blood Bag Shaker Berbasis Arduino Uno Dilengkapi Penghangat. RESISTOR (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer), 7(1), 11-18.

Hashem, M. M. A., Shams, R., Kader, M. A., & Sayed, M. A. (2010, May). Design and development of a heart rate measuring device using fingertip. In International Conference on Computer and Communication Engineering (ICCCE'10) (pp. 1-5). IEEE.

Cooper, W. D. (1978). Electronic Instrumentation and Measurement Techniques. United States of America. Prentice Hall. Englewood Cliffs. New Jersey.

Downloads

Published

2025-04-01

How to Cite

Rancang Bangun Stopwatch sebagai Alat Pendukung Pengukuran Detak Jantung menggunakan Metode Palpasi. (2025). Jurnal Litek : Jurnal Listrik Telekomunikasi Elektronika, 22(1), 63-68. https://doi.org/10.30811/litek.v22i1.66